di artikel sebelumnya, telah dibahas tentang latar belakang masalah yang umum dan terjadi sama siapa aja saat PDKT. di di artikel ini, kita akan belajar tentang salah satu aspek yang penting dalam PDKT, yaitu keberanian. yuk cek it out!
Keberanian
mungkin ini terlihat sepele. cuma keberanian kok. tapi keberanian ini jadi salah satu faktor yang menentukan kelangsungan nasib hubunganmu dengan dia. pernah nggak waktu liat seseorang, tiba-tiba kamu ngrasa tertarik, susah ngalihin pandangan dari dia? dan apa yang biasanya kamu lakuin? berdiam diri, menikmati keindahannya dari kejauhan. see? bukan perkara mudah keberanian itu. nah hal yang menjadi dasar ini akan dijelaskan dalam beberapa studi kasus yang pernah dicurhatin ke aku. studi kasus ini dipersingkat.
studi kasus yang pertama ini melibatkan Andi dan Mimi. Andi yang lagi datang di acara resepsi saudaranya tiba-tiba melihat cewek yang menurut dia mengalihkan dunianya. sepanjang resepsi dia lebih banyak fokus ngamatin si cewek dari jauh. nah si cewek sendiri nggak sadar kalo dia diliatin sama Andi. si cewek ini dateng bareng sama temen saudaranya yang kebetulan dia kenal. nanya lah Andi sama temennya itu. singkat cerita dia tau namanya Mimi dan dia tau akun facebooknya. Andi ini ingin sekali kenalan sama Mimi, tapi sesuatu menahan dia. Andi takut Mimi gak mau kenalan sama dia. akhirnya sampai selesai acara dia tetap nggak kenalan sama Mimi dan berakhir dengan stalkingin dia di facebook dan liatin fotonya aja.
studi kasus diatas sering banget kejadian sama kita. kita takut untuk kenalan langsung. inget ya, kasus ini berlaku untuk cowok maupun cewek tanpa terkecuali. rasa takut itu lebih menguasai kita daripada keinginan untuk kenalan. kalau pernah denger lagunya Peterpan yang Menunggu Pagi, kamu pasti denger suara cewek yang bilang, "kamu gak sesayang itu sama aku". yup, sama analoginya, kamu nggak seingin itu untuk kenalan sama dia. ulang lagi deh, kamu nggak seingin itu untuk kenalan sama dia. kalau kamu memang bener-bener ingin, pasti kenalan kok. kenapa? karena keinginan kamu lebih kuat dari ketakutan kamu. ya atau ya?
nah studi kasus yang terakhir ini melibatkan Rian dan Silvi. Silvi datang bersama teman-temannya ke acara kampusnya yang saat itu lagi ada acara pentas seni (pensi) yang terbuka untuk umum. saat itu temannya mengenalkan Silvi dengan seorang temannya dari kampus sebelah, namanya Rian. Rian cukup menarik bagi Silvi. perkenalan singkat itu berakhir dengan percakapan singkat, "hai, aku Rian", "Silvi" dan bertukar pin BB. setelah pulang ke rumah, Silvi menunggu bbm dari Rian. Silvi merasa di pertemuan tadi dia terlalu malu untuk mulai percakapan dengan Rian dan akan lebih mudah untuk berbicara via BBM. sayangnya Rian gak menghubungi Silvi
pertanyaan untuk direnungkan, kenapa Rian tidak menghubungi Silvi? jawabannya akan ada di artikel berikutnya. tapi yang lebih penting adalah, Silvi gak berani untuk memulai percakapan duluan, meskipun via BBM. beda kah antara ngobrol langsung sama via BBM? beda dong. di medsos, sebelum kamu send kamu bisa ngrangkai kata-katanya dulu. kalau ngobrol langsung, kamu akan butuh respon instan. tips memulai percakapan akan dibahas di artikel "Tips-Tips Memulai Percakapan yang Ampuh"
dari 2 contoh studi kasus diatas, tembok penghalang hubungan kamu dengan dia untuk memulai hubungan itu ada di keberanian, mental. jadi, jangan remehkan yang namanya keberanian. ini simple dan basic. tapi kamu nggak bisa level up di dunia petualangan cinta ini tanpa keberanian.




0 komentar:
Post a Comment
untuk konsultasi pribadi isi form di bagian konsultasi aja ya, kolom komentar hanya untuk komentar yang berkaitan dengan post dan hanya postingan cerdas yang akan di approve